Yippie… Bencana membawa anugerah. Curah hujan yang cukup tinggi beberapa terakhir mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah di gresik, tepatnya di rute Gresik-Lamongan lewat duduk sampeyan. Sampai hari ini pun, menurut sumber berita yang ada, daerah tersebut tertutup untuk kendaraan roda empat, meskipun ketinggian air sudah berkurang menjadi 15cm. Jalur alternatif yang disarankan adalah dari Lamongan ke Surabaya bisa melewati Mantup - Kemlagi - Gedek - Jembatan Ajinomoto - By Pass atau jika ke arah Gresik bisa melewati Betoyo - Tol Manyar - Gresik. Dari Tuban bisa melewati Paciran - Brondong - Panceng - Manyar - Gresik. Dari Bojonegoro bisa melewati Babat - Jombang - Surabaya.
Well, back 2 the story. Hari minggu kemarin (27/03/2011) Bapak mertua pergi ke rumah temannya, yang menjanjikan mau membagikan ikan hasil panen tambaknya di daerah Samir. Janjinya pergi sebentar aja karena ketemuan di jalan depan gang aja buat ngasih ikan, tapi sekitar 3.5 jam belum pulang juga. Akhirnya sekitar jam 1 siang, bapak baru pulang sambil membawa hampir 3 kilo ikan mujair dan 1 kilo udang serta sebungkus kare ayam kampung. Yah, meski ga jadi dapat bandeng, tapi lumayan juga nih buat dimakan kenyang tanpa nasi. He… he.. Bapak cerita kalo di sepanjang jalan deket rumah temennya, orang-orang lagi sibuk nangkapin ikan, baik yang luberan dari sungai maupun dari tambak warga. Bahkan sudah ada beberapa juragan yang siap dengan pick up, cool box dan es batu buat nampung hasil tangkapan warga. Jadi kemacetan bukan cuman gara-gara antrian kendaraan maupun kendaraan roda dua yang berjalan pelan, tapi juga karena aktivitas warga yang menjaring ikan. Well, Sound terrific. Sayangnya aku ga ikut ya, so no pictures deh….
Well, back 2 the story. Hari minggu kemarin (27/03/2011) Bapak mertua pergi ke rumah temannya, yang menjanjikan mau membagikan ikan hasil panen tambaknya di daerah Samir. Janjinya pergi sebentar aja karena ketemuan di jalan depan gang aja buat ngasih ikan, tapi sekitar 3.5 jam belum pulang juga. Akhirnya sekitar jam 1 siang, bapak baru pulang sambil membawa hampir 3 kilo ikan mujair dan 1 kilo udang serta sebungkus kare ayam kampung. Yah, meski ga jadi dapat bandeng, tapi lumayan juga nih buat dimakan kenyang tanpa nasi. He… he.. Bapak cerita kalo di sepanjang jalan deket rumah temennya, orang-orang lagi sibuk nangkapin ikan, baik yang luberan dari sungai maupun dari tambak warga. Bahkan sudah ada beberapa juragan yang siap dengan pick up, cool box dan es batu buat nampung hasil tangkapan warga. Jadi kemacetan bukan cuman gara-gara antrian kendaraan maupun kendaraan roda dua yang berjalan pelan, tapi juga karena aktivitas warga yang menjaring ikan. Well, Sound terrific. Sayangnya aku ga ikut ya, so no pictures deh….
Tidak ada komentar:
Posting Komentar